Festival Overview

Garut International Kite Festival (GIKF) 2026 merupakan agenda strategis pengembangan desa berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif yang diinisiasi dan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pariwisata dengan melibatkan Badan Usaha  Milik Desa (BUMDes) & Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai penggerak ekonomi desa untuk mengembangkan dan memperkuat ekosistem ekonomi berbasis pariwisata, UMKM, dan industri kreatif secara berkelanjutan.

Melalui GIKF 2026, Desa diposisikan sebagai showcase desa produktif yang mampu mengintegrasikan potensi budaya, UMKM, pariwisata, dan partisipasi masyarakat dalam satu ekosistem kegiatan yang berkelanjutan.

Highlight Event

Lokasi Event
Agrowisata Tepas Papandayan Garut
Tanggal Acara
29 Juli s/d 02 Agustus 2026
Partisipasi Nasional & International
DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, Yogyakarta, Lampung, Kalimantan & Jawa Tengah, Malaysia, Singapore, Filiphina, China Jepang, Austria, India Swedia, Swiss, Belanda, Jerman, Perancis, Belgia,
3 Desa Terlibat
Desa Karamatwangi, Cisurupan & Balewangi

Tujuan Program

Sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi desa, program ini dirancang untuk menghadirkan dampak nyata melalui momentum event berskala internasional. GIKF 2026 menjadi katalisator yang mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan daya saing desa dari #GARUTHEBAT menuju #GARUTEMAS.

  • Mengakselerasi Gerakan Desa Emas melalui event internasional
  • Meningkatkan daya saing dan omzet UMKM desa
  • Membuka akses promosi dan jejaring bisnis
  • Menguatkan identitas desa sebagai pusat ekonomi kreatif
  • Menciptakan model kolaborasi desa – BUMN/swasta – masyarakat
  • Mengintegrasikan seluruh KUBE, kelompok Mekaar, BUMDes & KDMP di desa sebagai game changer #GarutHebat

Experience an International Celebration Where the Sky of Garut Comes Alive with Culture, Creativity, and Collaboration

29 Juli - 02 Agustus 2026
Agrowisata Tepas Papandayan Garut
5 hari perayaan budaya & partisipasi global